Strategi IPSI Padang Terbukti, Juara Umum Pencak Silat Porprov XVI

LIMA PULUH KOTA, ikmnews.com — Kontingen Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Padang tampil gemilang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.

Bertanding di Aula Kampus Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (Politani), Kabupaten Lima Puluh Kota, Kamis (8/10/2026), pesilat Kota Padang berhasil mengoleksi 13 medali.

Rinciannya, 8 medali emas, 1 perak, dan 4 perunggu. Raihan tersebut sekaligus mengantarkan IPSI Kota Padang menjadi juara umum cabang olahraga pencak silat Porprov XVI Sumbar 2026.

Delapan medali emas Kota Padang diraih melalui sejumlah nomor pertandingan.

Azizul Hakim meraih emas pada kelas B, Rheydo Shabililah pada kelas D, M. Tri Bintang Syanu pada kelas F, Muhammad Safrizal pada kelas G, serta Muliyono pada kelas J.

Dua emas lainnya dipersembahkan pesilat putri. Zahra Fadli berjaya pada kelas D putri, sedangkan Winda Novi Yalni meraih emas di kelas C putri.

Sementara satu medali emas lainnya disumbangkan pasangan Shaadiq Firaas Yulson dan Shiddiq Firaas Yulson dari nomor ganda putra.

Pada nomor lainnya, Wahdi Ahda menyumbangkan satu medali perak dari kelas I.

Empat medali perunggu masing-masing diraih Muhammad Waahid Abdul Aziz pada kelas C dan Farid Mardatillah pada kelas H. Dua perunggu lainnya berasal dari nomor tunggal putra dan beregu putra.

Ketua Umum IPSI Kota Padang Zulhardi Z. Latif mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah tampil maksimal sepanjang pertandingan.

Menurutnya, raihan tersebut merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan atlet, pelatih, official, pengurus, keluarga, serta berbagai pihak yang memberikan dukungan.

“Alhamdulillah, perjuangan atlet membuahkan hasil. Terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, official, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kota Padang,” ujar Zulhardi.

Dalam kesempatan tersebut, Zulhardi didampingi Sekretaris Umum IPSI Kota Padang Hendri Aji.

Zulhardi menegaskan, keberhasilan menjadi juara umum tidak boleh membuat para atlet cepat berpuas diri.

Menurutnya, prestasi pada Porprov XVI Sumbar harus dijadikan pijakan untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.

“Prestasi ini jangan membuat kita cepat berpuas diri. Justru menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan,” katanya.

Ia berharap para pesilat Kota Padang dapat berkembang dan mampu membawa nama daerah hingga ke tingkat nasional.

Zulhardi juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan official yang telah mendampingi atlet sejak masa persiapan hingga pertandingan selesai.

Perjuangan kontingen pencak silat Kota Padang juga mendapat pemantauan langsung dari jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang.

Sebelum dan selama pertandingan berlangsung, jajaran KONI melakukan monitoring untuk melihat perkembangan sekaligus memberikan dukungan terhadap kontingen Kota Padang.

Monitoring dilakukan oleh Bendahara Umum KONI Kota Padang Zulhardi Z. Latif, bersama Wakil Sekretaris Umum III KONI Kota Padang Dedi Prima Maha Rajo Dirajo dan Wakil Sekretaris Umum VI KONI Kota Padang Yuherdi.

Kehadiran jajaran KONI tersebut menjadi bagian dari upaya memantau perjuangan atlet di berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porprov XVI Sumbar 2026.

Dengan torehan 8 emas, 1 perak dan 4 perunggu, IPSI Kota Padang berhasil mengukuhkan diri sebagai juara umum pencak silat Porprov XVI Sumatera Barat 2026.

Capaian tersebut menjadi kontribusi penting bagi kontingen Kota Padang dalam perburuan prestasi pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Zulhardi berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi para pesilat untuk menjaga konsistensi latihan dan meningkatkan kualitas kemampuan.

“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Kita berharap ke depan lahir lebih banyak atlet berprestasi yang mampu membawa nama Kota Padang dan Sumatera Barat pada tingkat nasional,” tuturnya.

Bagi IPSI Kota Padang, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi catatan prestasi pada Porprov XVI Sumbar 2026.

Hasil pertandingan juga diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pembinaan pencak silat secara berkelanjutan.

Dengan evaluasi dan pembinaan yang konsisten, pesilat Kota Padang diharapkan mampu mempertahankan prestasi di tingkat Sumatera Barat sekaligus meningkatkan level persaingan menuju berbagai kejuaraan nasional.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini