Tanah Datar, Ikm News.com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung kondisi jalan nasional yang terputus akibat banjir besar di kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Selasa. Jalur tersebut menjadi salah satu titik terparah terdampak banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatera Barat.
AHY mengatakan jalan nasional Lembah Anai merupakan akses vital yang menghubungkan Sumatera Barat dan Riau, sekaligus menjadi jalur utama mobilitas masyarakat serta distribusi logistik. Putusnya akses ini dinilai berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi di wilayah Sumatera Barat.
“Ketika jalan utama ini terputus, tentunya aktivitas ekonomi sangat terganggu, bahkan lumpuh,” ujar AHY.
Sebagai Menko Infrastruktur, AHY memastikan berbagai upaya darurat telah dilakukan. Alat berat telah dikerahkan untuk mempercepat proses penyambungan kembali jalur tersebut.
Pada tahap awal, pemerintah menargetkan pembukaan akses sementara agar kendaraan tertentu dapat melintas secara terbatas. “Kami memastikan berbagai upaya sedang dilakukan. Mohon berikan ruang bagi petugas yang bekerja di lapangan,” ujarnya.
AHY menjelaskan, akses sementara itu kemungkinan hanya akan dibuka satu jalur dan digunakan secara bergantian. Namun, ia menegaskan bahwa rekonstruksi permanen tetap disiapkan secara paralel karena membutuhkan proses panjang dan biaya yang besar.
“Yang namanya sementara tentu tidak seperti kondisi normal. Namun secara paralel kita mengusahakan yang permanen, yang membutuhkan waktu lebih lama dan tentu biayanya lebih besar lagi,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Tanah Datar, Eka Putra, berharap kunjungan Menko Infrastruktur menjadi dorongan percepatan pemulihan, mengingat jalur Lembah Anai merupakan salah satu akses vital bagi dua provinsi.
“Kami berharap kepada Bapak Menko agar jalan ini bisa segera dibangun kembali. Karena jalan ini menentukan pergerakan ekonomi masyarakat di Sumatera Barat dan Riau,” ujar Eka.

