Jakarta, Ikm News.com – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menyurati tiga menteri untuk meminta evaluasi total kebijakan lingkungan, menyusul bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Permintaan itu ia sampaikan dalam agenda Lokakarya Kepala Sekolah Program SMK Go Global yang disiarkan melalui YouTube Kemenko-PM RI pada (1/12).
“Hari ini saya berkirim surat ke Menteri Kehutanan, Menteri ESDM, dan Menteri Lingkungan Hidup untuk bersama-sama evaluasi total seluruh kebijakan,” ujar Cak Imin.
Ia menyebut tindakan itu sebagai bentuk tobat nasuhah, yakni upaya memperbaiki seluruh kebijakan dan langkah pemerintah terkait pengelolaan lingkungan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan.
“Kiamat bukan sudah dekat, kiamat sudah terjadi akibat kelalaian kita sendiri,” tambahnya.
Cak Imin juga menyampaikan doa dan harapan agar seluruh korban yang terdampak bencana segera mendapatkan bantuan dan ketabahan.
Bencana ekologis di tiga provinsi tersebut menelan korban 604 jiwa hingga Senin (1/12) petang. Ribuan rumah dan fasilitas umum juga mengalami kerusakan berat.
Data BNPB menunjukkan: 3.500 rumah rusak berat, 4.100 rumah rusak sedang, 20.500 rumah rusak ringan, 271 jembatan rusak, 282 fasilitas pendidikan rusak
Cak Imin menegaskan bahwa tragedi besar ini harus menjadi titik balik bagi pemerintah dalam memperbaiki tata kelola lingkungan dan mencegah bencana serupa terjadi kembali.

